Sejarah Singkat Periklanan di Indonesia

Pada tahun 1930 an sudah banyak poster dan reklame yang ditempel pada gerobak sapi yang biasa digunakan untuk mengangkut barang. Pada masa itu reklame dan papan iklan biasa dipasang pada plat logam atau seng yang biasa digunakan cukup tebal. Kemudian 10 tahun kemudian muncul beberapa bahan yang dapat digunakan untuk membuat papan reklame yang dapat memantulkan cahaya. Semakin majunya jaman maka dunia periklanan juga maju dengan pesat dengan bantuan teknologi yang juga maju dengan pesat. Berikut ini merupakan beberapa ulasan mengenai sejarah singkat periklanan di Indonesia.

Pengertian Periklanan di Indonesia

Ada beberapa istilah yang digunakan untuk menyebut periklanan di Indonesia. Kata yang pertama yaitu reklame, advertensi, dan iklan. Reklame merupakan kata yang berasal dari bahasa belanda yang memiliki arti diucap berulang ulang. Banyak yang mengatakan definisi tentang iklan yaitu tentang suatu kegiatan tentang komunikasi yang dilakukan pada saat pembuatan barang atau penyedia jasa dengan beberapa masyarakat atau kelompok untuk upayah pemasaran. Komunikasi biasanya dapat dilakukan dengan menggunakan tulisan, gambar atau bahkan video yang dapat menunjang kemajuan suatu usaha. Periklanan di Indonesia sudah sangat terkenal sejak berapa puluh tahun yang lalu. Sejak abad ke-20 periklanan sudah sangat populer di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa iklan membawa dampak positif bagi kemajuan suatu usaha. Banyak perusahaan menggunakan jasa iklan untuk mempromosikan barang atau jasa yang mereka sediakan.

Gambar Sejarah Singkat Periklanan di Indonesia

Perintis Periklanan Indonesia

Di indonesia ada salah seorang yang menjadi perintis periklanan. Beliau bernama Nuradi, lahir di Jakarta pada 10 Mei 1926 silam. Bapak Nuradi tidak menerima pendidikan mengenai dunia periklanan sama seperti dengan yang lainnya. Beliau merupakan lulusan Fakultas Hukum dari Universitas Indonesia. Setelah lulus beliau melanjutkan pendidikan di Amerika serikat untuk masuk Akademi Dinas Luar Negri Republik Indonesia. Beliau banyak mengenyam pendidikan di luar negri untuk menimba ilmu. Karier beliau yaitu sebagai pegawai negri yang sudah banyak menjalankan tugas sebagai anggota delegasi untuk kepentingan nasional dan internasional. Pad Nuradi mengundurkan diri dari Dinas kemudian bergabung dengan perwakilan PRRI.

Kebangkitan Asosiasi Periklanan Indonesia

Menurut sejarah pada tahun 1950 an kata periklanan pertama kali diperkenalkan oleh toko pers di Indonesia yaitu bapak Soedarjo Tjokrosisworo untuk mengganti kata reklame yang menjurus ke barat baratan. Dengan asas dan semangat nasionalisme beberapa pengusaha iklan menggunakan nama biro iklan untuk tempat usaha mereka. Atas persetujuan sekelompok pengusaha biro periklanan maka mereka membuat perkumpulan atau asosiasi mengenai periklanan. Asosiasi ini memiliki nama Perserikatan Biro Iklan Republik Indonesia (PBRI). Penamaan asosiasi masih menggunakan bahasa belanda dikarenakan masih banyak anggota yang merupakan perusahaan asal belanda. Saat itu Indonesia masih sangat sedikit yang membuka biro periklanan.

Permulaan Artis di Periklanan Indonesia

Saat dunia periklanan di Indonesia sudah berkembang dengan pesat ada beberapa perusahaan periklanan yang menggunakan jasa para artis untuk tampil dalam iklan. Artis dapat menjadi dampak positif untuk penjualan produk maupun jasa yang disediakan. Masyarakat beranggapan bahwa apa yang digunakan oleh artis sangat baik dan membuat mereka ingin membeli atau menggunakan. Beberapa perusahaan yang menggunakan iklan dengan bantuan artis antara lain iklan sabun mandi yang menggunakan bantuan salah satu artis cantik yang terkenal dan sedang naik daun pada masanya.

About The Author

Related Posts

Leave a Reply